Ternyata Jamnas gives us lot’s of benefits loh... yaitu memperkenalkan SUMSEL sebagai tempat pariwisata yang bagus yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu, kita dapat memperkenalkan juga tradisi dan adat budaya kita seperti makanan khas, tarian-tarian ataupun juga pakaian adat yang kita miliki, sehingga ini dapat menarik wisatawan asing atau domestik untuk berkunjung ke SUMSEL terutama Teluk Gelam, yang akan berimbas pendapatan rakyat.
0 Behind The Scene
Layaknya sebuah film, orang-orang yang cukup berperan penting dalam kesuksesannya adalah pekerja di balik layar a.k.a crew. Nah... begitu halnya juga dengan Jamnas, selain pemerintah, kita juga merupakan orang yang cukup berperan penting loh, why??? dengan adanya kerjasama yang baik dari diri kita, berupa kedisiplinan dalam menciptakan lingkungan yang kondsusif. Maka, kita telah turut berperan dalam menyukseskan Jamnas. Guys, ingat jangan jadi destroyer, karena itu sangat mengganggu sekali dalam perayaan Jamnas. So, do good for Jamnas ya... ^_^.
0 About Jamnas Part II
Maskot Jamnas
Bangau bluwok atau yang biasa di singkat dengan Si Bawok merupakan maskot untuk Jamnas yang ke sembilan. Kalian tau nggak, kalau maskot bawok itu merupakan hasil sayembara desain maskot yang di adakan oleh Kwartir Pramuka Sumsel.
O... ya guys, ternyata Bawok mempunyai makna tersendiri loh... yaitu, berwatak arif, berwawasan organisasi dan kesatria. Di maskotnya, si Bawok yang mengenakan seragam dengan jempol tangan kanan yang di angkat di lambangkan sebagai seorang pramuka yang harus melestarikan satwa liar dan diharapkan juga pramuka dapat lebih maju lagi.
Pemilihan warna pun juga di sesuaikan, warna coklat melambangkan kematangan sikap dalam bertindak, untuk warna merah melambangkan sikap yang pemberani, warna hitamnya melambangkan keinginan kuat untuk selalu mengabdikan diri kepada masyarakat banyak dan warna creamnya nih, melambangkan kelembutan dari si Bawok itu sendiri.
0 About Jamnas Part I
Setiap Jamnas akan di keluarkan logo yang berbeda-beda. Seperti halnya Jamnas ke sembilan pun mengeluarkan logo dan maskot yang unik.
Logo
Mean...
Logo ini terbentuk dari 3 elemen :
- FIRST, Tunas kelapa, Nah... tunas kelapa ini merupakan lambang dari Gerakan Pramuka.
- SECOND, Jembatan Ampera. Jembatan yang di buat di zaman penjajahan Jepang ini menggambarkan ciri khas dari kota Palembang, yang menjadi tuan rumah Jamnas 2011.
- THIRD, Elemen air, elemen air ini melambangkan bahwa Danau Teluk Gelam sebagai tempat diadakannya Jamnas. Pada logo tersebut terdapat sembilan garis air. Garis-garis itu menggambarkan bahwa Jamnas telah berlangsung untuk yang ke sembilan kalinya.
Typografi Jamnas 2011 menggunakan front Brushflash yang menggambarkan semangat, kerjasama, dan kemandirian dalam pramuka. Warna pada maskot terdiri dari warna merah untuk Jembatan Ampera dan tunas kelapa, warna biru untuk elemen air, dan warna hitam untuk typografi. Masing-masing warna memiliki makna tersendiri, untuk warna merah itu menggambarkan semangat dan kekuatan, warna biru bermakna kepercayaan, kedamaian, ketulusan, dan ketenangan, dan warna hitam untuk typografi bermakna keagungan.
0 Jamnas
Well, Jamnas is coming soon... Jamnas a.k.a Jambore Nasional merupakan event besar yang di adakan setiap lima tahun sekali. O... ya guys, ternyata daerah kita yang tercinta ini di percaya untuk menjadi tempat penyelenggaraan Jamnas yang ke sembilan loh.
Menurut informasi sih, SUMSEL terpilih karena mengingat prestasi pramukanya yang bagus di tingkat nasional serta perkembangannya yang begitu pesat di dunia pramuka. Kamu tau nggak, SUMSEL merupakan provinsi keempat di luar Jakarta yang menjadi tempat pelaksanaan Jamnas dan yang bikin surprisenya lagi, event ini akan dilaksanakan di kabupaten kita OKI, tepatnya di Teluk Gelam.
Katanya juga nih, akan ada 30.000 peserta pramuka penggalang dari beberapa sekolahan di seluruh Indonesia dan termasuklah para peserta dari kabupaten OKI. So, Hal ini telah membuktikan kalau minat remaja OKI itu sangat tinggi dalam menyukseskan Jambore Nasional, wow... wow... how lucky we are, man!.
Menurut informasi sih, SUMSEL terpilih karena mengingat prestasi pramukanya yang bagus di tingkat nasional serta perkembangannya yang begitu pesat di dunia pramuka. Kamu tau nggak, SUMSEL merupakan provinsi keempat di luar Jakarta yang menjadi tempat pelaksanaan Jamnas dan yang bikin surprisenya lagi, event ini akan dilaksanakan di kabupaten kita OKI, tepatnya di Teluk Gelam.
Katanya juga nih, akan ada 30.000 peserta pramuka penggalang dari beberapa sekolahan di seluruh Indonesia dan termasuklah para peserta dari kabupaten OKI. So, Hal ini telah membuktikan kalau minat remaja OKI itu sangat tinggi dalam menyukseskan Jambore Nasional, wow... wow... how lucky we are, man!.
0 Scout's Day Part II
Si Jambul, as we know, adalah jenis burung elang yang berasal dari Jawa. Nama Si Jambul di ambil dari ciri khas satwa ini yang memiliki jambul yang ada di atas kepalanya.
Maskot
3 helai bulu yang ada di kepala si Jambul mencerminkan Trisatya, 3 prinsip pramuka yang ada pada anggota pramuka. 10 helai bulu yang ada di sayapnya Jambul mencerminkan Dasa Darma, 10 sifat yang harus di terapkan para pramuka dan 5 helai bulu lagi di ekornya Jambul mencerminkan Pancasila, yang merupakan dasar negara kita. Maskot ini di dominasi dengan warna coklat yang merupakan identitas warna Gerakan Pramuka. Go pramuka go...
0 Scout's Day Part I
Yippppiee! Gerakan Pramuka! sudah berumur 50 tahun tepat tanggal 20 Mei ini. Yes, they are 50!. Nah, untuk itu Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah mengeluarkan penetapan Logo, Lagu dan Maskot dalam rangka kegiatan peringatan Hari Pramuka yang ke 50.
Logo
Mean...
Gerakan Pramuka yang ke 50 tahun ini diharapkan dapat memperkuat Gerakan Pramuka yang merupakan organisasi Kepramukaan satu-satunya yang ada di Indonesia. Gerakan ini dimaksudkan sebagai tempat untuk pembinaan bagi para kaum muda menuju kejayaan Indonesia dalam semangat serta jiwa persatuan dan kesatuan.
0 History
Talking about scout, ternyata Indonesia have scout history too loh... Nah, pada mulanya berkat ide si Powell yang cemerlang dan menarik nih, organisasi kepramukaan cepat menyebar ke berbagai negara termasuklah Negara kincir angin, Belanda. Orang belanda pun membawa organisasi ini ke Indonesia dengan nama NIPV (Netherland Indische Padvinders Vereeniging).
But, oleh adanya larangan pemerintah Hindia Belanda yang menggunakan kata Padvinders, maka K.H Agus Salim berinisiatif menggantinya dengan nama Kepanduan. Saat itu Kepanduan yang telah di bentuk adalah Pandu Rakyat Indonesia dan ini merupakan satu-satunya organisasi kepanduan yang ada di Indonesia, yang di bentuk tanggal 28 Desember 1945.
Setelah begitu lama, akhirnya dihasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, dan Sejak tanggal 14 Agustus 1961 ditetapkan sebagai HARI PRAMUKA.
But, oleh adanya larangan pemerintah Hindia Belanda yang menggunakan kata Padvinders, maka K.H Agus Salim berinisiatif menggantinya dengan nama Kepanduan. Saat itu Kepanduan yang telah di bentuk adalah Pandu Rakyat Indonesia dan ini merupakan satu-satunya organisasi kepanduan yang ada di Indonesia, yang di bentuk tanggal 28 Desember 1945.
Setelah begitu lama, akhirnya dihasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, dan Sejak tanggal 14 Agustus 1961 ditetapkan sebagai HARI PRAMUKA.
0 The Best People
Baden Powell merupakan Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World) yang di dilahirkan di Paddington, London pada tanggal 22 Februari 1857. Baden Powell merupakan anak ke 6 dari 8 saudara. Ayahnya Harry Baden Powell merupakan seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal saat Baden Powell berusia 3 tahun. Powell kecil pun lalu dibesarkan oleh ibunya, Henrietta Grace Smith. Pengalamannya yang begitu banyak tentang latihan kepramukaan ia di percaya oleh William Smyth untuk melatih anggota Boys Brigadenya. Pada tahun 1910 Baden Powell pensiun dari tentara dan di tahun 1912 yang kemudian menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak dan tanggal 8 Januari 1941 Powell meninggal di Nyeri, Kenya, Afrika.
Trivia:
- Real name-nya: Robert Stephenson Smyth tapi lebih di kenal dengan sebutan Baden Powell.
- Baden Powell merupakan seniman dan penulis buku. Beberapa bukunya, di antaranya yakni jungle book, girl guides, scouting for boys, aids to scouting, dan rovering to succes.
- Merupakan Tentara Britania dengan pangkat Letnan Jenderal (1876–1910) sekaligus Pendiri Gerakan Kepanduan Internasional.
- Rahasia keberhasilannya adalah ibunda tercinta.
- Menurut penulis biografinya, Michael Rosenthal dan Tim Jeal, Powell adalah homoseksual yang tertekan. Hmm... Percaya atau nggak ya???
0 Kamu Tahu?
Houraaay... 2 Juli ini bakal jadi saat yang menggembirakan buat para pramuka, khususnya para penggalang! Yups... Jamnas, Di sini seluruh penggalang dari berbagai daerah di bina di alam terbuka, yang berbentuk perkemahan besar. O... ya, event ini juga dijadikan ajang untuk mengeksplor kreatifitas mereka loh. Eits, sebelumnya kita harus tau dulu apa itu pramuka??
Awalnya...
Tahun 1908 Baden Powell menulis pengalaman dirinya tentang latihan kepramukaan yang telah ia rintis. Nah, kumpulan tulisannya tersebut lalu dijadiin buku yang berjudul “Scouting For Boys”. Kala itu, bukunya Baden Powell menjadi booming banget di Inggris sehingga penyebarannya pun sangat cepat, enggak hanya di Inggris aja tapi di negara-negara lainnya, yang kemudian berdirilah organisasi pramuka .
Did you know?? Awalnya nich, pramuka hanya untuk para lelaki aja, but... pada tahun 1912 atas bantuan saudaranya yaitu Agnes, maka didirikanlah organisasi kepramukaan buat para wanita. O... ya, organisasi ini juga mempunyai nama loh, buat laki-laki di kenal dengan sebutan Boys Scout sedangkan buat para wanitanya Girl Guides .
Di tahun 1920 merupakan awal penyelenggaraan Jambore Dunia yang dilakukan di Olympia Hall, London, dan di tahun itu juga Baden Powell ditetapkan sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World). Congratulation... hehehe... ^_^.