0 History

Sabtu, 21 Mei 2011
Talking about scout, ternyata Indonesia have scout history too loh... Nah, pada mulanya berkat ide si Powell yang cemerlang dan menarik nih, organisasi kepramukaan cepat menyebar ke berbagai negara termasuklah Negara kincir angin, Belanda. Orang belanda pun membawa organisasi ini ke Indonesia dengan nama NIPV (Netherland Indische Padvinders Vereeniging).

But, oleh adanya larangan pemerintah Hindia Belanda yang menggunakan kata Padvinders, maka K.H Agus Salim berinisiatif menggantinya dengan nama Kepanduan. Saat itu Kepanduan yang telah di bentuk adalah Pandu Rakyat Indonesia dan ini merupakan satu-satunya organisasi kepanduan yang ada di Indonesia, yang di bentuk tanggal 28 Desember 1945.

Setelah begitu lama, akhirnya dihasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, dan Sejak tanggal 14 Agustus 1961 ditetapkan sebagai HARI PRAMUKA.

0 The Best People

Baden Powell merupakan Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World) yang di dilahirkan di Paddington, London pada tanggal 22 Februari 1857. Baden Powell merupakan anak ke 6 dari 8 saudara. Ayahnya Harry Baden Powell merupakan seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal saat Baden Powell berusia 3 tahun. Powell kecil pun lalu dibesarkan oleh ibunya, Henrietta Grace Smith. Pengalamannya yang begitu banyak tentang latihan kepramukaan ia di percaya oleh William Smyth untuk melatih anggota Boys Brigadenya. Pada tahun 1910 Baden Powell pensiun dari tentara dan di tahun 1912 yang kemudian menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak dan tanggal 8 Januari 1941 Powell meninggal di Nyeri, Kenya, Afrika.

Trivia:
  • Real name-nya: Robert Stephenson Smyth tapi lebih di kenal dengan sebutan Baden Powell.
  • Baden Powell merupakan seniman dan penulis buku. Beberapa bukunya, di antaranya yakni jungle book, girl guides, scouting for boys, aids to scouting, dan rovering to succes.
  • Merupakan Tentara Britania dengan pangkat Letnan Jenderal (1876–1910) sekaligus Pendiri Gerakan Kepanduan Internasional.
  • Rahasia keberhasilannya adalah ibunda tercinta.
  • Menurut penulis biografinya, Michael Rosenthal dan Tim Jeal, Powell adalah homoseksual yang tertekan. Hmm... Percaya atau nggak ya???

0 Kamu Tahu?

Houraaay... 2 Juli ini bakal jadi saat yang menggembirakan buat para pramuka, khususnya para penggalang! Yups... Jamnas, Di sini seluruh penggalang dari berbagai daerah di bina di alam terbuka, yang berbentuk perkemahan besar. O... ya, event ini juga dijadikan ajang untuk mengeksplor kreatifitas mereka loh. Eits, sebelumnya kita harus tau dulu apa itu pramuka??
Awalnya...
Tahun 1908 Baden Powell menulis pengalaman dirinya tentang latihan kepramukaan yang telah ia rintis. Nah, kumpulan tulisannya tersebut lalu dijadiin buku yang berjudul “Scouting For Boys”. Kala itu, bukunya Baden Powell menjadi booming banget di Inggris sehingga penyebarannya pun sangat cepat, enggak hanya di Inggris aja tapi di negara-negara lainnya, yang kemudian berdirilah organisasi pramuka .

Did you know?? Awalnya nich, pramuka hanya untuk para lelaki aja, but... pada tahun 1912 atas bantuan saudaranya yaitu Agnes, maka didirikanlah organisasi kepramukaan buat para wanita. O... ya, organisasi ini juga mempunyai nama loh, buat laki-laki di kenal dengan sebutan Boys Scout sedangkan buat para wanitanya Girl Guides .

Di tahun 1920 merupakan awal penyelenggaraan Jambore Dunia yang dilakukan di Olympia Hall, London, dan di tahun itu juga Baden Powell ditetapkan sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World). Congratulation... hehehe... ^_^.